Tips Membaca Efektif
Hari minggu, 9 September 2007 saya berkesempatan berbagi ilmu dengan mahasiswa baru jurusan teknologi pendidikan tentang “Membaca Efektif”. Menurut saya, membaca efektif merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dikuasai oleh mahasiswa. Kenapa? Karena kemampuan ini sangat diperlukan ketika:
mereka akan menulis essay, presentasi, makalah seminar dan lain-lain; dan untuk membuat hal tersebut di atas mahasiswa juga perlu keterampilan membaca efektif untuk dapat mencari dan menemukan informasi tertentu, mencari inspirasi tentang suatu topik tertentu atau memahami suatu hal tertentu.
Sebenarnya ada beberapa mithos (salah konsepsi) yang seharusnya tidak lagi kita percaya dan harus kita buang jauh-jauh tentang baca membaca ini. Mitos tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
membaca = konsentrasi terhadap pemahaman setiap kata dan mengingatnya. SALAH BESAR. Kita tidak harus berfokus pada setiap kata demi kata… cara terbaik membaca adalah pelan dan hati-hati. JUGA SUALAH BESAR. Kita bisa membaca dengan cepat… membaca ulang apa yang baru saja dibaca akan meningkatkan pemahaman. SALAH. Tidak selalu demikian adanya, tergantung tujuannya untuk apa… pemahaman menurun seiring meningkatnya kecepatan dalam membaca. Juga SALAH. Tidak selalu demikian adanya…
Pertanyaan berikutnya, bagaimanakah cara membaca yang baik itu? apakah harus cepat atau lambat? Jawabnya, bisa cepat bisa lambat, tapi yang penting adalah efektif sesuai dengan tujuan dan kebutuhan. Mungkin kita membaca dengan fokus secara mendetil untuk satu topik khusus tertentu. Mungkin juga kita hanya membaca sekilas dan melihat ide utama atau kata-kata kuncinya saja. Semuanya tergantung dari tujuan kita membaca untuk apa.
Ada beberapa teknik membaca efektif, diantaranya adalah metode mapping, tabel KWL, dan SQ3R.
Metode Mapping atau Mind Mapping:
Metode ini efektif untuk memperoleh gambaran umum (figuring out) tentang suatu tipik besar. katakanlah satu buku misalnya. Caranya adalah dengan menuliskan ide utama dalam satu lingkaran, kemudian sub ide utama lainya dalam lingkaran berikutnya dan seterusnya.
Metode KWL
Metode ini terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut:K – awali dari apa yang kita tahu (KNOW) W – lanjutkan dengan apa (WHAT) yang ingin kita tahu; dan L – diakhiri dengan menuliskan atau mempertajam kembali apa yang telah kita tahu (What we have LEARNED).
Metode SQ3R
Metode ini terdiri dari langkah langkah sebagai berikut:S – Survey; awali dengan survey topik, kemudian pilih yang menarik atau sesuai dengan kebutuhan; Q – Questioning; buat beberapa pertanyaan apapun yang ingin kita tahu dari topik tersebut; R1 – Read; baca secara global skiming tentang topik tersebut; R2 – Re-read; baca ulang hal-hal yang menjadi fokus pertanyaan penting seperti ditetapkan pada langkah 2; dan R3 – Review; kaji ulang apa yang telah kita pelajari untuk memperdalam pemahaman dan bila pelru kritisi secara lebih tajam lagi.
Mudah-mudahan bermanfaat. Bahan presentasi dapat Anda download disini….
Viewed 814 times by 461 viewers







share