Mereka yang Lugu, tapi penuh Ide dan Kreatif

Commentby: Uwes A. Chaeruman on: July 6th, 2009

Hari ini, 4 Juli 2008 di FXplaza, Senayan. Aku kembali menjadi juri Indonesia ICT Award (INAICTA 2009) untuk kesekian kalinya. Kesan pertama, “Cool”. Juri lain banyak berkomentar bahwa penjurian tahun ini dilaksanakan di tempat yang cukup futuristik. Intinya penjurian tahun ini cukup mengasyikan.

Asyiknya bukan hanya karena itu sebenarnya. Tapi terpukau oleh mereka yang lugu, tapi penuh ide dan kreatif yaitu para peserta yang nota bene adalah bocah anak SMP. Maklum, tahun ini kebagian untuk menjuri-i kategori Student Project SMP.

Aku juga ingin memberikan apresiasi yang luar biasa kepada SMP St. Ursula. Kenapa? Karena 5 dari 7 finalis berasal dari St. Ursula. SELAMAT!

Back to topik. mereka adalah lugu tapi penuh ide dan kreatif. Maksudnya? Dari semua produk yang mereka kompetesikan ada satu unsur penting yang layak kita acungkan jempol dan salut kepada mereka, yaitu ide besar dan kreatifitas yang luar biasa. Jangan tanya hasil akhir dan atau bentuk jadi dari produk tersebut, mungkin jauh dari sempurna. Karena mereka punya ide dan gagasan besar, namun sayang kemampuan untuk mewujudkannya memang masih terbatas. Mereka mampu sedikit-sedikit membuat program dengan visual basic, membuat animasi dengan macromedia flash dan desain grafis dengan adobe photoshop, tapi memang masih sedikit sehingga ketika ingin memunculkan sesuatu dan mretrioeve kembali, tidak bisa karena belum memiliki kemampuan dalam hal database. Ketika ditanya mengapa begini atau mengapa begitu? dengan jujur dan lugas mereka menjawab, “kami inginya begitu, Pak. Tapi kami belum bisa”. Tertawalah kita semua mendengarnya. Kejujuran dan keluguan itu juga yang sangat aku hargai dari mereka. karakter itulah sebenarnya yang paling mahal di jaman sekrang ini. Mudah-mudahan kejujuran dan kebenaran bertahan di hati mereka.

satu hal lagi yang membuat aku sebagai pendidik cukup mengernyitkan dahi dan merenungkan sejenak peristiwa dibalik penjurian tersebut. Semua produk yang mereka tampilkan, mernunjuk pada satu hal penting. Apakah gerangan? Adanya satu kesan “PEMBERONTAKAN” terhadap pola pembelajaran di sekolah yang selama ini cenderung monoton dan terlalu konvensional di era informasi dewasa ini. Produk yag mereka tampilkan mengisyaratkan satu keinginan mereka bahwa, “BELAJAR itu harus MENARIK dan MENYENANGKAN”. Seolah-olah mereka ingin mengatakan bahwa hal tersebut adalah suatu KEHARUSAN yang ga bisa ditawar-tawar lagi oleh guru dan orang tua, siapapun dan dimanapun mereka.

Disamping itu, kebebasan atau kemandirian yang diberikan kepada mereka untuk menghasilkan suatu produk/proyek dengan pembelajaran yang lebih bersifat kolaboratif dan problem solving serta kontekstual membuat mereka tertantang dan termotivasi untuk belajar dan bangga dengan hasil belajarnya. Aku kira ini adalah catatan berharga dan patut kita camkan demi generasi mendatang yang menuntut tingkat kreatifitas dan kemandirian yang utuh. Nyatanya, setelah diberikan kesempatan, mereka mampu menghasilkan sesuatu yang layak mendapatkan acungan jempol dan bahkan membuat buluk kuduk kita merinding saking terpesona dan seakan tak percaya akan kemampuan mereka yang luar biasa tersebut.

Dibalik satu project yang diberikan guru pada setiap akhir semester, menghasilkan pembentukan pribadi luar biasa yang tidak bisa ditebus dengan uang. Seandainya hal ini disadari penuh oleh semua guru dan orang tua, para capres dan cawapres tidak perlu lagi berkampanye dengan menyatakan, “kami akan bangun kemandirian bangsa.” Tapi langsung akan terbukti setelah 5 atau 10 tahun kedepan mereka terjun ke masyarakat.

Daftar nominator dapat Anda download disini: nominator-inaicta-2009.pdf:

SELAMAT EBRDJOEANG!

 Viewed 150 times by 80 viewers

share

DeliciousFacebookDigg
RSS FeedStumbleUponTwitter
DeliciousFacebookDigg
RSS FeedStumbleUponTwitter

comments

No CommentTell us what you think...?

Please note: Use of a non-personal web site or blog in the field and/or comments that are off-topic, personal attacks, or support requests will likely be removed at my discretion.