Logo Background RSS

» Apa Ontologi Teknologi Pendidikan?

  • Written by Uwes A. ChaerumanUwes A. Chaeruman 23 Comments23 Comments Comments
    Last Updated: July 16th, 2007

    Satu pretanyaan kritis yang muncul ketika mengajar tentang landasan teknologi pendidikan adalah, “Kenapa disiplin ilmu teknologi pendidikan ada? atau dengan kata lain, “Apa (ontologi) yang melandasi adanya disiplin ilmu teknologi pendidikan?”.

    Berikut saya kutipkan landasan ontologi teknologi pendidikan berdasarkan tulisan salah satu Bapak Teknologi Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Yusufhadi Miarso. Untuk mempermudah Anda memahami setiap landasan ontologi tersebut, saya coba tambahkan contoh real sebagai ilustrasi.

    Landasan #1: Adanya sejumlah besar orang belum terpenuhi kesempatan belajarnya, baik yang diperoleh melalui suatu lembaga khusus, maupun yang dapat diperoleh secara mandiri.

    Apa misalnya? Data statistik pendidikan menunjukkan bahwa angka melanjutkan sekolah dari SD/MI ke SMP/MTs tahun 2002 adalah 51,2%. Artinya terdapat 48,8% siswa SD/MI tidak dapat melanjutkan ke tingkat SMP/MTs. Upaya apa yang harus dilakukan untuk memberi kesempatan belajar kepada hampir 58,8% siswa yang tidak bisa melnjutkan ke SMP/MTs. Disinilah peran penting adanya teknologi pendidikan yang diperlukan untuk menemukan atau mencarikan solusinya dengan berbagai pendekatan yang sistemis dan sistematik tentunya. Contoh lain? Di sekolah misalnya. Dari 40 siswa dengan hanya satu orang guru, hanya beberapa orang saja yang mendapatkan kesempatan belajar dengan baik. Bagaimana meningkatkan keterlibatan belajar semua siswa secara efektif, efisien dan menarik di kelas? Disinilah perlunya teknologi pendidikan. Contoh lain? Data statistik menunjukkan bahwa angka buta huruf di Indonesia mencapai 3,9 juta jiwa tahun 2005. Bagaimana mereduksi angka buta huruf? Lagi-lagi peran teknologi pendidikan dipentingkan disini. Apa lagi? Bagaimana meningkatkan kualifikasi 2,2 juta guru di Indonesia melalui cara tertentu tanpa guru tersebut harus meninggalkan kelas? Bagaimana meningkatkan kinerja karyawan perusahaan, tanpa harus melalui pendekatan pelatihan konvensional? de el el. Semua itu membutuhkan peran penting teknologi pendidikan.

    Landasan #2: Adanya berbagai sumber baik yang telah tersedia maupun yang dapat direkayasa, tapi belum dimanfaatkann untuk keperluan belajar.

    Artinya, banyak sumber baik orang, pesan, alat, teknik, maupun lingkungan yang sebenarnya dapat dimanfaatkan atau dioptimalkan secara tepat dan relevan tapi belum atau bahkan tidak sepenuhnya seperti itu. Misal, teknologi ifnormasi dan komunikasi seperti radio, televisi, internet dan lain-lain memiliki potensi yang luar biasa untuk dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan efektifitas, efisiensi dan kemenarikan proses pembelajaran. Parahnya, dalam konteks pendidikan saat ini, masih banyak sekolah, katakanlah yang bersifat teacher-centered, dimana guru adalah satu-satunya sumber belajar. Disinilah letak peran penting atau perlu adanya disiplin ilmu teknologi pendidikan yang berperan dalam mengidentifikasi, merancang, mengembangkan, memanfaatkan dan mengevaluasi sumber-sumber yang relevan dan tepat untuk kondisi pembelajaran tertentu. Beberapa contoh penerapannya adalah pemanfaatan televisi untuk membangun watak anak-anak Indonesia sebagai pengganti sinetron yang “MENYESATKAN” atau pemanfaatan radio untuk meningkatkan pemahaman bercocok tanam yang baik di pedesaan. de el el.

    Landasan #3: Perlu adanya suatu proses atau usaha khusus yang terarah dan terencana untuk menggarap sumber-sumber tersebut agar dapat terpenuhi hasrat belajar setiap orang dan organisasi.

    Artinya, pemanfaatan berbagai sumber seperti dicontohkan di atas memerlukan suatu pendekatan yang terencana, sistematis dan sistemik. Oleh karenanya, harus dipelajari atau dikuasai “elmunya” kata orang Banten. Teknologi pendidikan, memperdalam hal ini dan mengembangkan berbagai bentuk penerapannya. Oleh karena itu, pendekatan isomorfis, yaitu menggabungkan hal-hal yang sesuai dari berbagai kajian bidang kedalam bentuk suatu kebulatan tersendiri untuk memecahkan masalah belajar dengan memanfaatkan berbagai sumber tersebut.

    Landasan #4: Perlu adanya keahlian dan pengelolaan atas kegiatan khusus dalam mengembangkan dan memanfaatkan sumber untuk belajar tersebu secara efektif efisien, dan selaras.

    Nah, disinilah perlunya dicetak tenag-tenaga yang memiliki keahlian dalam bidang desain, pengembangan, pengelolaan, pemanfaatan, dan evaluasi baik proses maupun sumber belajar yang tepat dan relevan untuk kondisi kebutuhan pembelajaran tertentu. Dan ingat kawan, upaya pemecahan masalah belajar tidak hanya terjadi dalam dunia persekolahan saja, tapi terjadi dalam konteks masyarakat, organisasi dan industri kerja (maksud saya perusahaan), de el el.

    Terima kasih. Mudah-mudahan dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas, khususnya untuk TPers (ade-adeku mahasiswa TP).

    Wassalam,

    UWES

     Viewed 6909 times by 1728 viewers

23 Comments
  1. #1 Hermanto
    July 17th, 2007 at 10:26

    Halo Pak Wes… lebih mudah ngikutin tulisan Anda, daripada baca di buku…
    O.K. keep going with your effort… GBU

    Post ReplyPost Reply
  2. #2 my
    July 18th, 2007 at 9:56

    “Kenapa cape2 masuk TP?”
    Coz I wanna learn ‘how to learn’
    Coz many people think that learning is not FUN

    saya pernah menjadi siswa yang penakut ma guru (SMP), tapi pernah juga menjadi siswa yang terbuka ma guru(SMA)..

    Sejak menemukan gaya belajar yang asyik..dan mengetahui hakikat pembelajaran…jadi lebih kritis jika melihat sistem pengajaran yang hanya mementingkan ‘one way’ communication dan ‘teacher oriented’. Berhubung blum punya embel2 SPd, jadinya blum bisa mengkritik dosen2 yang nggak bener…

    Makanya ngambil TP supaya nggak dianggap ‘anak kemaren sore’ jika drku mengkritik hal itu di tempat lain.

    Belajar dapat dimana saj, kapan saja, dan media apa saja khan?…
    ____________________________________
    Teach or educate?
    Learning or studying?
    Study smart or study harder?

    Mari wujudkan masyarakat pembelajar yang berpikiran terbuka

    Post ReplyPost Reply
  3. #3 Uwes Anis Chaeruman
    July 19th, 2007 at 2:38

    Ya, May. Belajar terjadi sepanjang hayat. Dimana saja, kapan saja sejauh ada interaksi antara pebelajar dengan sumber belajar yang beragam. Tapi, agar peristiwa belajar terjadi, perlu direkayasa, dirancang dan dikondisikan sedemikian rupa. itulah gunanya Teknologi Pendidikan.

    Post ReplyPost Reply
  4. #4 Anjas
    July 25th, 2007 at 3:06

    Ya, bang Uwes. tulisan2 bang uwes lebih “membumi” dibanding dosen TP yang lain. Saat kuliah dulu, saya selalu didoktrin, bahwa TP itu bisa membuat belajar mudah dan menyenangkan. Tapi apa prakteknya, banyak dosen-dosen TP yang mengajarnya membosankan, konvensional, dan jadul.
    Trus, dari beberapa diskusi dengan temen, dan dosen, ada kesan bahwa ketika ada orang non-TP yang tidak tahu tentang TP, maka muncul ungkapan “dia bukan anak TP sich….”
    Apa mesti orang harus masuk TP dulu untuk mengerti TP, itu merupakan PR bagi kita semua.
    Satu lagi, kebanggaan berlebihan dengan TP perlu dievaluasi. Toh banyak para praktisi pendidikan dan SDM yang tidak tahu TP (konsep dan teori) tapi ketika menghadirkan sebuah pembelajaran kesan dan dampak luar biasa dahsyat. Kita juga perlu belajar dari mereka…..
    ———–
    Setiap Orang adalah Guru, Setiap Tempat adalah Rumah Belajar
    http://www.rbi-online.org/

    Post ReplyPost Reply
  5. #5 Rendra Adhiarta
    August 8th, 2007 at 2:30

    Selamat pagi pak Uwes!Perkenalkan saya adalah mahasiswa UNESA yang sedang menggeluti Teknologi Pendidikan.Saat ini saya sedang mengerjakan skripsi dan membutuhkan bantuan berupa referensi, artikel dan informasi tentang PSB(Pusat Sumber Belajar), saya sudah mencari artikel, berita dan informasi tentang PSB baik dari internet, buku, artikel,dsb namun hasilnya nihil.Untuk itu, saya mohon bantuan dari pak uwes apabila dapat membantu, saya mohon jawabannya untuk dikirim melalui E-mail :rendra_rede@yahoo.com terima kasih atas perhatianya.

    Post ReplyPost Reply
  6. #6 Uwes Anis Chaeruman
    August 8th, 2007 at 3:47

    Pagi, TPers UNESA. Rendra, terima kasih Anda telah browse dan lihat-lihat blog saya. Permintaan Anda akan saya coba bantu. saya akan cari dulu info tentang hal tersebut. Di UNJ, saya kebanyakan mengajar tentang Pengantar Teknologi Pendidikan, evaluasi media pembelajaran, organisasi belajar, desain pembelajaran de el el. tapi gak pernah bicara tentang PSB. Konsep PSB memang jarang sekali orang mengkaji sehingga literatur tentang hal tersebut masih kurang. Saya akan coba kirim tentang hal tersebut kepada Anda…. ASAP. Long life TPers!

    Post ReplyPost Reply
  7. #7 Ela Hayati
    November 7th, 2007 at 1:31

    saya tekpen UPI bandung,2004, baru nemu web ini … lagi nyari tugas kuliah: cuma mau bilang,jadi terinspirasi bagi-bagi ilmu seperti yang Kang Uwes lakukan … lewat web, pokonya all about tekpend, biar anak-anak tekpend memiliki banyak alternatif sumber untuk bisa membuat mereka (khususnya bagi mereka yang seperti saya, yang baru bener2 mulai paham tentang tekpend setelah semester 7 sekarang) memahami sebenernya tekpend itu apa dan akan/harus membawa mereka ke mana … mohon doanya saya sedang menjalani proses awal membuat skripsi …
    terimaksih untuk semua orang yang selalu memiliki kemurahan hati untuk tulus membantu kehidupan orang lain menjadi lebih mudah dan terang ….

    (salam terektek…pen…:my_dafodil@yahoo.com)

    Post ReplyPost Reply
  8. #8 Uwes Anis Chaeruman
    November 8th, 2007 at 12:29

    morning TPers Bandung. salam terektek pend juga. Alhamdulillah saya seneng bisa berbagi sesuatu tentang TP. Oh,ya boleh saya panggil Ela aja, ya. Ela bisa juga buka http://tpers.net. sy menerapkan blended learning melalui blog tersebut untuk kuliah S1 TP di UNJ. silakan lihat, dan boleh juga berbagi. tinggal register aja ko. syaratnya cuman satu mau nulis, berbagi ilmunya dengan TPers lain.
    :)
    Uwes Chaeruman
    http://tpers.net
    http://fakultasluarkampus.net

    Post ReplyPost Reply
  9. #9 A.Azhar
    November 26th, 2007 at 3:07

    saya tp UNY,mau minta tolong nih sm mas uwes. saya lagi mencari tentang sumbangan teori2 berikut dalam pengembangan TP
    teori belajar, teori pembelajaran, teori sistem, teori komunikasi/informasi, teori evaluasi, teori disain sistem pembelajaran,teori disain pesan pembelajaran, teori manajemen pembelajaran, teori manajemen sumber belajar, teori media pembelajaran dan teori filsafat pendidikan.
    tolong mas ya…sklian juga dkrmn ke e-mail sy adilazhar1984@gmail.com
    sebelumnya trim’s bgt.

    Post ReplyPost Reply
  10. #10 Uwes Anis Chaeruman
    November 26th, 2007 at 5:19

    dear TPer UNY. Mas Adil, kok borongan. he he he. Insya Allah saya carikan dulu yaaaaa? sebenarnya ada beberapa buku seperti encyclopedia of Educational Technology karya Tjeers Plomp dan Donald Ely. tapi sy coba carikan yang dari internet ya…
    Oh ya, kalo mau tahu halm lain tentang TP, silakan buka juga http://tpers.net

    Post ReplyPost Reply
  11. #11 resti
    March 5th, 2008 at 3:33

    Ass. K uwes…
    Bener bgt yg diutarakan k anjas, baca artikel di blog k uwes lebih cepet donk dibanding waktu kuliah dulu (waduh jd buka rahasia diri sendiri hehe).
    Semoga blog ini bermanfaat untuk semua (terutama untuk saya pribadi).
    Kapan ke Semarang lagi?
    Wass.
    ^_^

    Post ReplyPost Reply
  12. #12 Uwes Anis Chaeruman
    March 5th, 2008 at 9:10

    hmmmmm pengen sih. tapi kapan ya? :)

    Post ReplyPost Reply
  13. #13 endah sariati setyobudhi
    June 22nd, 2008 at 12:33

    Bagus deh. Baru saya buka lagi ttg TP, buat penyegaran. Trims ya n salut..

    Post ReplyPost Reply
  14. #14 Uwes Anis Chaeruman
    June 23rd, 2008 at 1:24

    thanks, kurcaci. btw ini teh endah yang mana ya? perasaan kenal deh! sebaiknya buka juga http://teknologipendidikan.net
    pasti lebih seru deh…

    Post ReplyPost Reply
  15. #15 Alfiana
    August 15th, 2008 at 6:16

    ada hubungannya kali ya.. ? banyaknya siswa yang malas balajar akhir-akhir ini dengan penerapan TP di negeri kita.?

    Post ReplyPost Reply
  16. #16 Uwes Anis Chaeruman
    August 17th, 2008 at 1:22

    ya. tentu ada. masalahnya bukan pada anaknya saja, tapi juga pada proses pembelajaran seperti fasilitas, metode dan lain-lain….

    Post ReplyPost Reply
  17. #17 donie
    August 26th, 2008 at 3:45

    Hallo Pak Wes..! salam kenal ya pak. saya mahasiswa tp unimed ingin nanya judul skripsi tetang teknologi pendidikan. tolong dikirimin ya pak. terlebih nya makasih duluan ya pak.

    Post ReplyPost Reply
  18. #18 Phillip R.
    September 9th, 2008 at 8:18

    Teknologi dapat digunakan, tetapi hanya akan betul bermanfaat setelah Ilmu Teknologi Pendidikan dan cara menggunakan teknologi di bidang pendidikan sudah dipaham oleh manajemen pendidikan kita maupun guru.

    Apakah teknologi pendidikan adalah prioritas di Indonesia sekarang?

    Ilmu Teknologi Pendidikan.Com

    Saya sangat menghargai saran anda.

    Salam Pendidikan

    Phillip R.

    Post ReplyPost Reply
  19. #19 wilot
    October 18th, 2008 at 1:12

    saya sangat senang dengan anda

    Post ReplyPost Reply
  20. #20 muhammad agus wijaya
    November 18th, 2008 at 6:50

    oke deh,, trima kasih pa uwes. sy smakin tersegarkan n cinta dengan TP. tapi terkdang, penerapan di lapngan begitu brfkir keras untuk mngaplikasikannya… di tunggu lagi segala diskusinya mngenai TP. ( agustpunj@yahoo.com ) m. agus wijaya
    021-68891523, trimz

    Post ReplyPost Reply
  21. #21 Pendidikan kita
    November 20th, 2008 at 5:53

    Dasar Pemikiran yang hebat, dan patut diacungkan jempol….!

    Salam Sukses
    Tri

    Post ReplyPost Reply
  22. #22 Orok Menes
    November 21st, 2008 at 10:25

    terima kasih, mas…

    Post ReplyPost Reply
  • Trackback: Ontologi Teknologi Pendidikan | TPersDotNet Trackbacks
  • Leave a Comment