Logo Background RSS
-->

» Instructional Design

  • Strategi Pembelajaran: Integrasi Metode dan Media
    By Uwes A. Chaeruman on February 18th, 2010 | No Comments Comments
    Berbicara strategi pembelajaran, pada dasarnya bicara tentang bagaimana memilih, menentukan metode dan media serta meramukeduanya dalam suatu kondisi tertentu menjadi suatu strategi pembelajaran yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Jadi, preskripsi alias resepnya adalah begini: Untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu (kalo ngacu ke domain menurut Bloom: kognitif, psikomotorik, afektif atau kombinasi semuanya); Dengan kondisi tertentu (baik karakteristik siswa tertentu, maupun kondisi lingkungan, sekolah, sosial, budaya dan lain-lain); Kombinasi metode dan media apa saja yang paling tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut secara efektif, efisien dan menyenangkan tentunya. Resep tersebut diatas sebenarnya diadaptasi dari resep yang dikemukakan oleh Reigeluth. Kemudian, di ... Read more »
  • Membuat 2 X 45′ Pelatihan Efektif dan Menyenangkan
    By Uwes A. Chaeruman on October 16th, 2009 | No Comments Comments
    Hari ini, tanggal 15 Oktober 2009 saya dan team Teknologi Kinerja, program studi teknologi pendidikan UNJ, mengadakan pelatihan semacam TOT untuk para trainer di lingkungan Pegadaian di Gedung Jiwasraya, Minagkabau, Manggarai. Jumlahnya cukup ideal, 20 orang. Kebetulan saya berkesempatan memberikan materi strategi pelatihan yg efektif. Dalam hal ini sy memfokuskan diri pada microstrategy-nya bukan yang lebih bersifat makro. Tapi memfokuskan pada bagaimana seorang isntruktur dapat memberikan pelatihan yang efektif tapi juga menarik untuk satu sesi tertentu, misalnya 2x45 menit. Oleh karena itu, judulnya sy rubah menjadi seperi judul di atas. Sebenarnya ini adalah beban yang menantang buat saya. Kenapa? Karena saya ... Read more »
  • Metode Jigsaw
    By Uwes A. Chaeruman on October 7th, 2009 | 1 Comment1 Comment Comments
    Suatu hari, Ibu guru bernama XYZ secara tidak sengaja lewat disamping sekerumunan siswa yang tengah bergceloteh ria. Siswa-siswa tersebut berceloteh bahwa kelas sangat tidak begitu menyenangkan, membosankan, Bu XYZ wajahnya seram, bisanya teriak-teriak dan marah-marah. Kalo ngajar gitu-gitu aja. Kira-kira begitu keluh kesah mereka. Mengapa hal tersebut terjadi? Ibarat tukang, maka seorang guru harus memiliki berbagai perkakas untuk bekerja. Bagi tukang dia harus punya gergaji untuk memotong, pahat untuk memecah tembok, palu untuk memukul paku, cangkul untuk menggali tanah, water pass untuk mengukur keseimbangan dan lain-lain. Begitu pula guru harus memiliki perkakas mengajar. Tampilan ceria untuk mengundang kedekatan, ice breaker ... Read more »
  • “Critical Thinking Skills”
    By Uwes A. Chaeruman on September 24th, 2009 | 1 Comment1 Comment Comments
    Saya kira ini adalah issu yang menarik dan populer dalam pendidikan di era informasi dewasa ini. Namun, hati-hati dalam mempersepsi istilah berpikir kritis. Ketika mendengar istilah "kritis" selalu dikonotasikan dengan hal yang negatif yaitu kritik  yang diartikan sebagai sesuatu yang bersifat negatif. Misal kritis = kritik = mencela tanpa alasan kuat dan memberi solusi konstruktif, yang penting asal beda pendapat. sebelum kita bahas lebih jauh tentang membangun kemampuan berpikir kritis, alangkah baiknya kita luruskan terlebih dahulu makna "berpikir kritis" terlebih dahulu. Bukan begitu? Berpikir Kritis adalah kemampuan untuk membuat suatu penilaian yang rasional atau beralasan. Biasanya menggunakan kriteria untuk menilai suatu ... Read more »
  • Action Learning
    By Uwes A. Chaeruman on September 16th, 2009 | 1 Comment1 Comment Comments
    Mungkin ini oleh-oleh yang ketiga dari Korea setelah tulisan b'judul Belajar dari Korea Selatan dan Terbentuknya Pengetahuan. Ulasan postingan ini didasarkan atas pendekatan pembelajaran yang saya lakukan selama mengikuti pelatihan eLearning di sana. Pelatihan yang kami ikuti selama sepuluh hari penuh dirancang menggunkan metode "action learning". Setidaknya itulah yang mereka katakan kepada kami disela-seala acara penutupan. Lantas, saya bergumam, "oooo gitu toh yang dimaksud dengan action learning." Hmmm, memang cocok untuk membangun team, membangun komitmen dan memecahkan permasalahan riil yang dihadapi oleh masing-masing team. Maksudnya kira-kira begini: yang dimaksud dengan action learning adalah suatu proses belajar sambil melakukan (learning by doing) ... Read more »
  • Kontrak Belajar: Kenapa Tidak?
    By Uwes A. Chaeruman on July 3rd, 2009 | No Comments Comments
    Kontrak belajar/kuliah (learning contract) adalah istilah yang mungkin tidak dikenal dalam pembelajaran/perkuliahan konvensional. Cukup masuk akal, jika demikian adanya. Karena memang istilah ini lebih dikenal dalam pembelajaran yang menerapkan sistem belajar mandiri (independent study). Sebelum saya bahas penerapannya dalam pembelajaran konvensional ada baiknay kalo kita lihat terlebih dahulu apa sih yang dimaksud dengan kontrak belajar/kuliah itu? Kontrak belajar adalah istilah yang diperkenalkan oleh Malcom Knowles sekitar tahun 1975an sebagai suatu konsekuensi penerapan andragogi untuk pembelajaran dengan sistem belajar mandiri. Definisi secara gamblang adalah sebagai berikut: Learning Contracts are agreements between students and teachers that grant the student certain freedoms and ... Read more »
  • Contoh Model Pembelajaran “Experiential”
    By Uwes A. Chaeruman on April 14th, 2009 | 8 Comments8 Comments Comments
    David Kolbs, mengembangkan model pembelajaran yang dinamakan "experiential learning". Model tersebut dapat digambarkan seperti berikut: Mengacu pada gambar di atas, pada dasarnya pembelajaran eksperiensial ini sederhana dimulai dengan melakukan (do), refleksikan (refelct) dan kemudian terapkan (apply). Jika dielaborasi lagi maka akan teridiri dari lima langkah, yaitu mulai dari proses mengalami (experience), bagi (share), "dirasa-rasa" atau analisis pengalaman tersebut (proccess), ambil hikmah atau simpulkan (generalize), dan terapkan (apply). Begitu seterusnya kembali ke fase pertama, alami. Siklus ini sebenarnya never ending. Konsepnya seperti diatas. Tapi, saya dan Anda belum akan memperoleh gambaran yang jelas sebelum melihat contoh penerapan praktisnya seperti apa, bukan begitu? Nah, ... Read more »
  • Guru: Pemeran Utama atau Sutradara Pembelajaran ?
    By Uwes A. Chaeruman on February 23rd, 2009 | 2 Comments2 Comments Comments
    Beruntung, kemaren dua hari berkesempatan bertemu muka dengan para guru Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliah seluruh Indonesia, khususnya mereka yang mengajar Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Saya diminta "cuap-cuap" tentang media interaktif dan pemanfaatan aneka sumber belajar. Karena temanya itu, maka saya sedikit "pelintir" judul materi itu menjadi "Pembelajaran Aktif dengan Memanfaatkan Aneka Media dan Sumber Belajar". Waktunya cukup mendadak, sehingga saya harus memutar otak menciptakan strategi pembelajaran yang menurut saya memungkinkan peserta tidak "menguap" karena waktunya cukup panjang, sekitar 8 Jam Pelatihan. Ya, cukup sehari lah .... Akhirnya, ketemulah strategi itu dengan memanfatkan metode video show, refleksi, diskusi, dan ... Read more »
  • Learning Condition Theory [Robert Gagne]
    By Uwes A. Chaeruman on February 10th, 2009 | No Comments Comments
    Siapa yang tidak kenal dengan Robert Gagne. Ia adalah seorang ahli psikologi pendidikan dengan teorinya yang terkenal yaitu Condition of Learning. Teorinya menjelaskan tiga hal, yaitu taksonomi hasil belajar, kondisi belajar khusus, dan 9 peristiwa pembelajaran. Mbah Bloom, mengkategoikan taksonomi hasil belajarnya kedalam tiga ranah, kognitif, psikomotorik dan afektif. Taksonomi ranah kognitif dibuat sendiri oleh Bloom, sementara ranah afektif dibuat bekerjasama dengan Masia dan ranah psikomotorik dibuat bersama Simpson. Beda dengan Bloom, Mbah Gagne mengkategorikan taksonomi hasil belajar dalam lima komponen, yaitu: informasi verbal, keterampilan intelektual, strategi kognitif, sikap, dan keterampilan motorik. Jadi, tiga ranah dalam taksonomi Bloom tercakup semua disini. ... Read more »
  • Ragam Sumber Belajar
    By Uwes A. Chaeruman on January 20th, 2009 | 2 Comments2 Comments Comments
    Hari ini saya sngat curious sekali dengan isu resources based learning. Sulit cari literatur cetak, memang. Apalagi di negeri kita ini, he he he he. Untung ada mbah GooGLe yang memabntu kita mencari informasi. So, saya buka google dan search info dengan keyword seperti ini : resources based learning filetype:pdf. Ketemu deh beberapa sumber dengan format file pdf. Sengaja saya tunjukkan cara searching dengan teknik seperti itu, agar kawan lain tahu trik mencari informasi, bagi yang belum tahu. Kenapa saya gunakan, "filetype:pdf" agar info yang muncul adalah semua format file pdf, gitcuuuuuu Pendek cerita, ketemu deh hasil evaluasi tentang pemanfaatan online ... Read more »