» My Activities
-
Aku, Negeriku dan Sepak Bola Amatir
By Uwes A. Chaeruman on December 3rd, 2009 | No Comments
Aku teringat waktu kecil dulu. Kira-kira umur 8 - 10 tahunanlah. Waktu itu ikut kompetesi sepak bola anak-anak antar kampung. hmmmm lucu. Pingin tahu lucunya? Begini, dimana ada bola distu kami berkerumun. bola ke barat berkerumun ke barat, bola ketimur, kami berkerumun ke timur. Begitu seterusnya. Maklum, kita ga tahun teknik bersepakbola yang baik. Alhamdulillah, kami kalah dalam semua pertandingan ... he he he Ketika nonton final antara dua kampung, saya penasaran apa yg membuat mereka berhasil. Ternyata, hanya satu hal, mereka tidak mengejar arah bola secara berkerumun. namun membagi bagiannya masing-masing. Itulah taktik. Kenapa saya bercerita ini? apa hubungannya dengan ... Read more » -
Kita Harus Belajar dari Kampung Kuta, Ciamis
By Uwes A. Chaeruman on March 31st, 2009 | 1 Comment
Musibah Situ Gintung, adalah contoh musibah karena ulah manusia yang menentang alam. Rasanya banyak kejadian atau musibah lain yang disebabkan oleh ulah kita, manusia. Di sela-sela workshop koordinasi Jardiknas, di Hotel Perdana Kusuma Bandung, saya sempat nonton acara TV One bertajuk katulistiwa. Saat itu ditayangkan kisah suatu kampung apik bernama kampung Kuta di Ciamis selatan. Sebelum itu saya nonton acara musibah situ gintung. Dipikir-pikir, kenapa kita tidak belajar dari kampung Kuta. Betapa, yang namanya "tabu" membuat kampung tersebut aman, tentram, jauh dar musibah. Bayangkan, untuk rumah dilarang menggunakan semen, bata dan lain-lain. Semua harus terbuat dari kayu dengan atap kalo ... Read more » -
Jangan Sampai Sekolah menjadi Pusat “BimBel”
By Uwes A. Chaeruman on March 4th, 2009 | 2 Comments
Hari Sabtu, tanggal 28 Februari kemarin, saya berkesempatan kembali berbicara tentang penerapan teknologi pendidikan dalam pembelajaran di kelas dalam acara Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Al-Khoziny bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Propinsi Banten. Dalam kesempatan itu saya kembali menegaskan pentingnya pembelajaran yang berpusat pada siswa (student-centered learning). Langkah apa yang pertama harus dilakukan menuju student-centered learning? Mulailah meninggalkan kebiasaan memposisikan diri sebagai "pemain utama" dalam sinetron pembelajaran di kelas. Tapi, sebaliknya jadikan siswa sebagai "pemeran utama", guru adalah "sutradara"nya. Stop menghabiskan sebagian besar waktu mengajar untuk menyampaikan materi, tapi berikan peluang kepada siswa untuk mengalami persitiwa belajar (tidak hanya ... Read more » -
Fakta SDM Kita …
By Uwes A. Chaeruman on February 25th, 2009 | 3 Comments
Hotel Sahid Jaya, Jl. Jend. Sudirman, 25 Feb 09. Saya mengikuti workshop pemetaan SDM Profesi Bidang Komunikasi dan Informatika yang diselenggarakan oleh Depkominfo. Dalam pertemuan tersebut hadir beberapa pembicara yang merupakan perwakilan dari asosiasi profesi yang meliputi jurnalis, insan perfilman, kehumasan, BNSP, dan lain-lain, salah satunya lagi adalah Dewan TIK Nasional (DeTIKNas). Dalam hal ini saya inging menggarisbawahi apa yang disampaikan oleh Pak Ucok, nama panggilan Zainal Arifin Hasibuan (Wakil Ketua Dewan TIK Nasional) baru yang menggantikan Bapak Kemal Stambul. Selamat ya.... ! Dalam wacana SDM yang dipaparkan, Ia menyampaikan fakta SDM TIK, yaitu: Kuantitas vs Kualtas; SDM kita, khususnya SDM TIK, dari ... Read more » -
Guru: Pemeran Utama atau Sutradara Pembelajaran ?
By Uwes A. Chaeruman on February 23rd, 2009 | 2 Comments
Beruntung, kemaren dua hari berkesempatan bertemu muka dengan para guru Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliah seluruh Indonesia, khususnya mereka yang mengajar Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Saya diminta "cuap-cuap" tentang media interaktif dan pemanfaatan aneka sumber belajar. Karena temanya itu, maka saya sedikit "pelintir" judul materi itu menjadi "Pembelajaran Aktif dengan Memanfaatkan Aneka Media dan Sumber Belajar". Waktunya cukup mendadak, sehingga saya harus memutar otak menciptakan strategi pembelajaran yang menurut saya memungkinkan peserta tidak "menguap" karena waktunya cukup panjang, sekitar 8 Jam Pelatihan. Ya, cukup sehari lah .... Akhirnya, ketemulah strategi itu dengan memanfatkan metode video show, refleksi, diskusi, dan ... Read more » -
Tirani Kapital dalam Pendidikan: Menolak UU Badan Hukum Pendidikan
By Uwes A. Chaeruman on February 19th, 2009 | No Comments
Sebenarnya ini adalah koment mas Edi Subkhan yang masuk kedalam blog teknologipendidikan.net. Saya ingin orang lain ikut membacanya melalui blog ini. Ini adalah kajian yang sangat kritis saya kira untuk kita pahami dan renungkan bersama menuju pendidikan Indonesia yang effektif. Judul: Tirani Kapital dalam Pendidikan: Menolak UU Badan Hukum Pendidikan Penulis: Darmaningtyas, Edi Subkhan, dan I Fahmi-Panimbang Tebal Buku: xxix+412 halaman Penerbit: Damar Press dan Pustaka Yashiba (Jakarta) Tahun Terbit: Januari 2009 Pendidikan adalah hak dasar setiap warga yang dilindungi oleh Undang Undang. Akan tetapi neoliberalisasi ekonomi yang menggurita di segala bidang telah pula menjalar ke pendidikan dan membawa pemahaman baru bahwa pendidikan adalah untuk ... Read more » -
Refleksi Satu Tahun Program BERMUTU
By Uwes A. Chaeruman on January 29th, 2009 | No Comments
Hotel Kaisar, 29 Januari 2009. Saya berkesempatan menjadi peserta dalam workshop program BERMUTU (Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading). Mudah-mudahan program ini menghasilkan suatu impact pendidikan yang benar-bernar BERMUTU. Banyak hal yang dibicarakan disana. Namun, saya tertarik pada satu sesi refleksi yang disampaikan oleh beberapa Kepala Dinas Kabupaten/Kota. Diantaranya adalah Kab Gorontalo, Trenggalek dan Pekalongan. Saya agak ngantuk kali, jadi yang teringat dan terkesan hanya refleksid ari Kepala Dinas Kab Pekalongan. Dia mengatakan, "Kita sering berinfaq dan sodaqah untuk Mesjid, dengan tujuan hasilnya dapat digunakan untuk membangun mesjid. Fokusnya disitu. Padahal, seharusnya tidak terfokus pada terbangunnya mesjid saja, tapi lebih ... Read more » -
Tips Membangun Karakter Remaja Kita …
By Uwes A. Chaeruman on January 27th, 2009 | 4 Comments
Sabtu, 26 Januari, Jam 9 Malam di Mesjid Babussalam, Kompleks Lembah Pinus, Pamulang. Agak dingin, tapi gak hujan sih. Kami, pengurus DKM Mesjid Babussalam dan unsur RW serta masyarakat jemaah mesjid, berkumpul bersama membahas issu maha penting, mungkin lebih penting daripada maslah Jalur Gaza di Palestina. Apakah itu? Membicarakan peran lingkungan mesjid dan masyarakat dalam membantu membangun karakter remaja suapaya kelak siap menjadi generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. Saya kebetulan diminta berbicara tentang tips bagaimana membangun karakter dan menanamkan nilai pada diri anak khususnya remaja. Saya sempet bercerita bahwa dulu, ketika marak-maraknya tawuran pelajar atau maraknya kenakalan remaja, ... Read more » -
Penerapan Distance Learning untuk Diklat DEPAG
By Uwes A. Chaeruman on January 8th, 2009 | No Comments
Dua minggu yang lalu plus keamren, 7 Januari 2008 saya berkesempatan kembali untuk berpartisipasi memberikan review dan masukan terhadap gagasan Diklat Jarak Jauh di lingkungan Depag. Niat ini adalah niat yang sangat mulia, mengingat sungguh banyak tenaga pendidik dan non kependidikan di Depag yang pelru ditingkatkan baik dari sisi kualifikasi maupun kompetensinya. katakanlah, menurut catatan saya ketika melakukan penelitian untuk tesis saya waktu itu, sebagian besar guru, hampir mencapai 80% belum memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan. Bayangkan kalo sistem pelatihan yang digunakan adalah sistem pelatihan konvensional, akan memakan waktu berapa lama untuk menuntaskan masalah tersebut. Gagasan penerapan konsep pendidikan jarak jauh dan ... Read more » -
Seminar Teknologi Pendidikan di STKIP Banten
By Uwes A. Chaeruman on December 30th, 2008 | 4 Comments
Serang, Banten, 29 Desember 2008. RRuaRRR BIASA! Saya memang biasa diundang dalam workshop atau seminar sebagai pembicara. Maksimal peserta, biasanya 100 orang. Kali ini, sangat luar biasa, 484 orang Bo! Mereka adalah para guru dan sekaligus mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten. Senang juga diundang kesana. Kebetulan, sekalian pulang ketemu nini, mamah, teteh, bapak de el el. Kenapa pesertanya membludak? Mungkin hal ini terjadi karena dampak dari sertifikasi. Semua orang, khususnya guru berbondong-bondong berburu sertifikat seminar. Apalagi yang atu ini adalah Seminar Nasional. Namun demikian, saya berharap, mudah-mudahan bukan hanya selembar kertas itu saja yang mereka dapatkan. Hikmah atau ... Read more »











Recent Comments